Multi-Factor Authentication (MFA): Pengamanan Akses dengan Verifikasi Berlapis
Introduction – Apa Itu Multi-Factor Authentication (MFA)?
Multi-Factor Authentication (MFA) adalah metode keamanan yang mengharuskan pengguna untuk memverifikasi identitasnya menggunakan dua atau lebih faktor otentikasi berbeda, sebelum diberikan akses ke sistem, aplikasi, atau layanan.
MFA dirancang untuk mengurangi risiko pencurian kredensial, karena bahkan jika username dan password bocor, penyerang tetap tidak bisa masuk tanpa faktor tambahan.
Technical Deep Dive – Jenis Faktor dan Arsitektur MFA
- Something You Know: password, PIN, passphrase.
- Something You Have: OTP token, smartphone, smart card.
- Something You Are: biometrik (sidik jari, wajah, retina).
- Authentication Server / Identity Provider (IdP).
- MFA Service Provider: Google Authenticator, Microsoft Authenticator, Duo Security.
- Protocol Integration: SAML, RADIUS, LDAP, OIDC, OAuth2.
- Adaptive MFA: tingkat otentikasi berubah tergantung kondisi.
Step-by-Step – Implementasi MFA secara Teknis
- Integrasi dengan Active Directory / LDAP:
Gunakan RADIUS proxy atau agent lokal, contoh: Duo AD Connector, Azure AD MFA Extension.
- Enable MFA di Cloud Services:
Microsoft 365, Google Workspace, AWS → aktifkan MFA melalui pengaturan admin.
- Pilih Faktor MFA:
TOTP, Push Notification, Hardware Token, Biometrik.
- Konfigurasi Bypass & Recovery:
Tentukan user exempt dan alur reset token.
- Audit & Logging:
Monitor log login, alert login gagal dan lokasi mencurigakan.
Best Practices & Tips – Penerapan MFA yang Aman dan Efisien
- Hindari OTP via email.
- Wajibkan MFA untuk admin dan akses remote.
- Sediakan opsi backup seperti recovery code.
- Edukasi user tentang pentingnya MFA.
Troubleshooting – Masalah Umum MFA dan Solusinya
- Masalah: User tidak menerima OTP → Periksa sinkronisasi waktu, jaringan, dan token.
- Masalah: Pengguna kehilangan device MFA → Gunakan recovery code atau reset admin.
- Masalah: Integrasi RADIUS gagal → Periksa shared secret, port, dan log.
- Masalah: User menolak MFA → Gunakan push MFA dan interface sederhana.
Glossary – Istilah Penting MFA
- OTP: One-Time Password, hanya berlaku satu kali.
- TOTP: Time-based OTP, sinkron dengan waktu.
- Push Notification: Notifikasi persetujuan login dari mobile app.
- Biometrik: Autentikasi berbasis ciri fisik pengguna.
- RADIUS: Protokol otentikasi jaringan.
- IdP: Identity Provider (Azure AD, Okta, dll).